Bento, Bekal Makanan Unik dari Jepang - Okonomikatsu

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 01 April 2013

Bento, Bekal Makanan Unik dari Jepang


Photo by
Konnichiwa minna~, kira kira udah tau gak kali ini kita mau bahas apa? 
Udah? Oh iya udah ada dijudul /sweat 
Yah gagal surprisenya dong *nangis di pojokan*. Tapi sebelumnya kalian udah tau gak sejarah bento  itu gimana? Terus jenis jenis bento itu apa aja? Kalo belum langsung aja kita bahas.Siap? Oke, kalo siap tarik maaang~*digetok*


Bentō (弁当 atau べんとう) atau o-bentō adalah istilah bahasa Jepang untuk makanan bekal berupa nasi berikut lauk-pauk dalam kemasan praktis yang bisa dibawa-bawa dan dimakan di tempat lain. Seperti halnya nasi bungkus, bentō ini bisa dimakan sebagai makan siang, makan malam, atau bekal piknik.

Sejarah Bento

Photo by

Pada akhir zaman Kamakura, orang Jepang mengenal makanan praktis berupa nasi yang ditanak dan dikeringkan. Makanan ini disebut hoshi-ii (nasi kering) dan dibawa di dalam tas kecil. Hoshi-ii bisa dimakan begitu saja, atau direbus di dalam air sebelum dimakan. Nah di tahun 1568-1600, orang sudah mulai senang makan di luar, dan kotak kayu yang dipernis digunakan sebagai wadah membawa makanan. Sejak saat itu bentō mulai dikenal sebagai makanan praktis dalam kesempatan hanami atau upacara minum teh.

Pada zaman Edo (1603-1867), kebudayaan bentō semakin meluas di kalangan rakyat banyak. Orang yang bepergian atau berwisata membawa makanan praktis yang disebut koshibentō (bentō di pinggang). Isinya beberapa onigiri yang dibungkus daun bambu, atau nasi di dalam kemasan kotak beranyam dari bambu yang diikatkan di pinggang.

Pada tahun 1912 - 1926  dikarenakan perbedaan kaya-miskin yang tajam seusai Perang Dunia I menimbulkan gerakan sosial untuk menghentikan kebiasaan membawa bentō ke sekolah. Bentō dituduh sebagai sarana pamer kekayaan bagi anak orang berada yang mampu membawa nasi ke sekolah. Setelah Perang Dunia II, tradisi membawa bentō secara berangsur-angsur hilang sejalan dengan semakin banyaknya sekolah yang menyediakan ransum makan siang.

Nah bento kembali terkenal di tahun 1980-an setelah dikenal kemasan kotak plastik polistirena sekali pakai, oven microwave, dan semakin meluasnya toko kelontong 24 jam. 

Terus apasih yang bikin bento beda dari bekal biasa? Yang bikin beda bento dari bekal biasa itu dari segi penataanya. Pada bento terdapat pengaturan jenis lauk pauk dan warna supaya makananya lebih kelihatan “yummy”.Selain itu bento dapat pula dihias dan disusun rapi dalam gaya yang disebut kyaraben. Keterampilan untuk menyiapkan bento dianggap perlu loh bagi ibu rumah tangga di jepang, selain itu keterampilan membuat bento juga menjadi kebangaan tersendiri bagi ibu rumah tangga.  Terus pemberian bento kepada orang yang disuka udah jadi hal umum di Jepang biasanya dari cewek ke cowok, tapi gak semuanya loh~.

Nah mina-san tau gak kalo bento itu macem macem jenisnya? Bagi yang belum tau silahkan langsung scroll kebawah ya, douzo~



 1. Shōkadō bentō (松花堂弁当)

Photo by

Bentō yang dihidangkan di dalam kotak kayu dengan tutup yang bisa menutup dengan rapat, dan di dalamnya terdapat pembatas untuk membagi wadah menjadi 4 bagian.


2. Chūka bentō (中華弁当)

Photo by

Kemasan bentō berisi makanan Cina 


3. Kamameshi bentō (釜飯弁当) 

Photo by
Bentō yang menggunakan periuk tanah liat sebagai kemasan. 

4. Makunouchi bentō ((幕の内弁当) )

Photo by
Harta karun buat anak kos di akhir bulan, Bentō tradisional yang berisi nasi dan lauk.

5. Noriben (海苔弁)

Photo by
Bentō berisi nasi ditutupi nori yang sudah dicelupkan ke dalam kecap asin. 

6.  Hinomaru bentō (日の丸弁当) 

Photo by
Bentō yang hanya terdiri dari nasi putih dan sebuah umeboshi yang diletakkan di tengah-tengah seperti bendera Jepang, Kaya makanan saya di akhir bulan /no

Nah gimana minasan tertarik untuk membuat bento? Apa mina-san punya pengalaman dalam membuat bento? Share di kolom komentar ya, Sankyu~

Author:
Faisal 

2 komentar:

  1. Pernah bikin sendiri, n dimakan sendiri (coz jadinya lumayan berantakan)..sosis guritanya tetep nguncup dengan manisnya, yg sukses cuman tamagoyakinya aja, ahaha..(curhat yg mengenaskan~) :'D
    Niatnya bikin onigiri biar lucu n gampang dimakan, eeh nasinya mencar2..ga jadi dikasihin deh..T^T

    BalasHapus
  2. di jepang memang unik, bekal makanan saja di kreasikan sedemikian rupa, tapi itu sanat bagus .

    BalasHapus

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here