Konpeito, Nenek Moyangnya Sugar Candy di Jepang - Okonomikatsu

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 27 Februari 2013

Konpeito, Nenek Moyangnya Sugar Candy di Jepang























Image 1 source

Memang sekilas terlihat seperti manik manik untuk menjadi pelengkap yang mempercantik aksesoris pada  gelang atau semacamnya, tapi jangan tertipu dulu dengan penampilannya saja, julurkan lidah kalian dan perlahan cicipi satu per satu semua manik manik ini, manis? Enak? Inilah konpeito, permen tradisional Jepang ini memiliki rasa yang sangat unik dan tentunya sangat manis dengan berbagai warna yang semakin menggoda untuk mencicipi satu per satu konpeito ini sampai benar benar habis dan hanya meninggalkan rasa manis di lidah. 

                   Image 2 source

Konpeito merupakan kata serapan yang berasal dari bahasa Portugis yaitu “confeito” yang berarti sugar candy atau permen gula. Konpeito pertama kali diperkenalkan kepada Jepang pada saat misionaris Louis Frois mempersembahkan satu toples kaca yang berisi dengan konpeito kepada Nobunaga Oda yang saat itu sedang berkuasa. Louis bertujuan untuk meminta izin kepada Nobunaga Oda untuk melakukan kristenisasi pada masyarakat Jepang.

Lho?? ngebujuk Nobunaga Oda cuma pake permen!!?? Kok bisa!!?? Memang sih pada masa itu Jepang belum memiliki teknologi yang memadai untuk memproduksi atau mengolah gula menjadi sebuah permen yang sangat enak dan unik seperti ini. Pada abad ke 16 tersebut bahan baku pembuatan konpeito yaitu gula sangat lah mahal dan langka sedangkan konpeito membutuhkan sangat banyak gula dalam proses pembuatannya, ini membuat konpeito pada masa itu menjadi salah satu barang yang sangat berharga dan tentunya sangat mahal!!  

                     Image 3 source

Pada era Meiji, Konpeito menjadi standar untuk memproduksi permen atau manisan manisan lainnya di Jepang, selain itu Konpeito juga merupakan standar hadiah yang harus kita berikan ketika mengunjungi rumah seseorang untuk menghargai si tuan rumah, hmmm.... sepertinya orang orang di era Meiji mungkin tidak terlalu mengenal apa itu diabetes. Konpeito diberikan dalam wadah kotak, kotak ini disebut bonbonieru yang merupakan kata serapan dari bahasa Perancis “bonbonniere” yang artinya candy box atau kotak permen.

                     Image 4 source

Konpeito memiliki warna warna yang cukup variatif, bentuk bentuk nya sangat unik terkadang menyerupai bola krsital, atau butiran bintang, potongan buah lemon, bahkan ada yang berbentuk seperti sushi tentunya dalam ukuran yang kecil dan sangat imut sekali. Ukuran untuk sebuah konpeito berkisar antara  5,5 sampai 10 mm, konpeito menjadi permen gula yang tertua dan termanis dalam sejarah Jepang. Hingga kini konpeito masih tetap diproduksi dan dapat kita temukan dengan mudah seperti di toko toko kecil dan juga pada saat hari perayaan atau festival.

                                                        
                   Image 5 source          "Smells like someone gonna get diabetes" 


Image 6 source "Kedai kecil yang menjual Konpeito" 

Tertarik mencoba permen tradisional Jepang ini? atau kalian sudah mencoba konpeito sebelumnya?Bagaimana rasanya?  Silahkan share pengalaman kalian di kolom komentar. Arigatou gozaimasu :D  


Hamyo
Author:
Hamyo 

2 komentar:

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here